Apa itu Salafi?

Kata salafi adalah sebuah bentuk penisbatan kepada as-salaf. Kata as-salaf sendiri secara bahasa bermakna orang-orang yang mendahului atau hidup sebelum zaman kita. (Qamus Lisan Al-Arab, Dar as-Shadir, Beirut, Jilid 6: 330)

Adapun makna terminologi As-Salaf adalah generasi yang dibatasi oleh sebuah penjelasan Rasulullah SAW. Dalam hadisnya, “Sebaik-baik manusia adalah (yang hidup) dimasaku, kemudian yang mengikuti mereka (tabi’in), kemudian yang mengikuti mereka (tabi’ at-tabi’in).” (HR. Bukhori dan Muslim).

Berdasarkan hadis ini, maka yang dimaksud dengan as-salaf adalah para sahabat Nabi SAW., kemudian tabi’in (pengikut Nabi setelah masa Sahabat), lalu tabi’ at-tabi’in (pengikut Nabi setelah masa tabi’in, termasuk di dalamnya para Imam Madzhab karena mereka semua hidup di tiga abad pertama sepeninggal Rasulullah SAW). Oleh karena itu, ketiga kurun ini kemudian dikenal juga dengan sebutan Al-Qurun Al-Mufadhdhalah.
(Madarik An-Nazhar: 30, Abdul Malik Al-Jazairi)

Sebagian ulama kemudian menambahkan label ash-shalih- sehingga menjadi as-salafu ash-shalih- untuk memberikan karakter pembeda dengan pendahulu kita yang lain yang datang sesudah generasi tiga kurun ini (yang kemudian dikenal dengan al-Khalaf). Sehingga, seorang salafi berarti seorang yang mengaku mengikuti jalan para sahabat Nabi SAW., tabi’in dan tabi’ at-tabi’in dalam seluruh sisi ajaran dan pemahaman mereka.
(Madarik An-Nazhar: 30, Abdul Malik Al-Jazairi)

Sampai disini, tampak jelas bahwa sebenarnya tidak ada masalah dengan arti salafi ini, karena pada dasarnya setiap muslim akan mengakui legalitas kedudukan para sahabat Nabi SAW. Dan dua generasi terbaik umat islam sesudahnya; tabi’in dan tabi’ at-tabi’in. Atau dengan kata lain seorang muslim manapun sebenarnya sedikit banyak memiliki kadar ke”salafi”an, meskipun ia tidak pernah menggembar gemborkan bahwa ia seorang salafi. Sebab, maksud dari salafi itu sendiri sebenarnya adalah Islam. Begitu juga dengan pengakuan kesalafian seseorang, tidak pernah dapat menjamin bahwa yang bersangkutan benar-benar telah mengikuti jejak para as-salafu ash-shalih. Ini sama persis dengan pengakuan kemusliman siapapun yang terkadang lebih sering berhenti pada taraf pengakuan belaka.

Namun demikian, saat ini penggunaan istilah salafi menjadi tercemari. Karena propaganda yang begitu gencar, istilah salafi saat ini menjadi mengarah kepada kelompok gerakan Islam tertentu, dimana kelompok tersebut getol melakukan klaim dan mengaku-aku sebagai satu-satunya kelompok salaf. Terlebih lagi, mereka cenderung menyimpang dari ajaran islam yang benar yang dianut oleh mayoritas umat Islam dari sejak zaman Rasulullah SAW. Hingga saat ini.

Paham Salafi Wahabi sudah ada sejak zaman Nabi SAW
Salafi Wahabi Memerangi dan Membunuh Umat Islam Atas Nama Jihad
Salafi Wahabi Mengkafirkan Ahlussunnah

Link  Salafi Wahabi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s