Salafi Wahabi Berjihad untuk Membunuh Umat Islam

Dalam merampas harta umat Islam, menyandera wanita dan anak-anaknya, memerangi dan membantai mereka Salafi Wahabi menamakan menamakan perjuangan itu senagai jihad di jalan Allah SWT.
Ini bukan tuduhan, tapi fakta seperti yang dinyatakan oleh pendiri Wahabi itu sendiri Muhammad bin Abdul dalam kitab “Ad-Durar As-Saniyyah, jilid 6, halaman. Berikut ini teksnya:

فان وافقتمونا على الجهاد في سبيل الله واعلاء كلمة الله، فلكم الحظ الاوفر، والا لن تضروا الله شيئا.
“Jika kalian setuju untuk berjidah bersama kami di jalan Allah dan meninggikan kalimat-Nya, maka kalian akan memperoleh keuntungan yang melimpah. Namun jika tidak, kalian tidak akan memberi mudharat sama sekali kepada Allah.”

Dalam penyerangan-penyerangan terhadap umat Islam mereka namakan “Futûhât”. Para serdadunya disiapkan sendiri oleh Muhammad bin Abdul Wahhab. Sebelum melakukan penyerangan terhadap umat Islam di Jazirah Arab dan merampas harta mereka sebagai ghanimah, ia melakukan pemberkatan agar pasukannya menjalankan misinya dengan semangat yang tinggi atas nama Jihad. Hal ini diungkapkan oleh ahli sejarawan Wahabi, Ibnu Bisyr dalam bukunya “Unwah Al-Majd, jilid 1 halaman 91. Berikut ini teksnya:

كان هو الذي يجهزوا الجيوش، ويبعث السرايا، ويكاتبونه، والوفود اليه والضيوف عنده، والداخل والخارج من عنده.

“Dia (Muhammad bin Abdul Wahhab yang menyiapkan para serdadu, mengutus pasukan, menyurati penduduk negeri dan menerima surat dari mereka, menerima para utusan dan para tamu yang datang kepadanya, dari luar daerah maupun dari dalam.”

Dalam buku sama jilid 1, halaman 14-15 dinyatakan:

ثم امر الشيخ –اي محمد بن عبد الوهاب- بالجهاد وحضهم عليه فامتثلوا، فاول جيش غزا سبع ركائب، فلما ركبوها وأعجلت بهم النجائب في سيرها سقطوا من أكوارها لانهم لم يعتادوا ركوبها، فأغاروا اظنه على بعض الاعراب فغنموا ورجعوا سالمين.

“Kemudian Syeikh (Muhammad bin Abdul Wahhab) mengajak dan memerintahkan pasukan yang telah disiapkan itu berjihad. Mereka pun mematuhinya. Kelompok serdadu pertama menunggang tujuh kendaraan. Ketika mereka memacunya terlalu cepat, ada di antara yang jatuh terpelanting dari pelananya, kareka mereka belum biasa dengan hal itu. Kemudian mereka menyerang untuk melancarkan misinya, saya rasa, terhadap sebagian bangsa arab. Mereka pun kembali dengan selamat serta membawa harta Ghanimah.”

Paham Salafi Wahabi sudah ada sejak zaman Nabi SAW
Salafi Wahabi Mengkafirkan Ahlussunnah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s