Saudi Arabia Kirim Narapidana Mati ke Suriah untuk Membantu Teroris!

Narapidana tersebut diampuni namun sebagai imbalannya mereka harus melakukan operasi teroris di Suriah dan tindakan tersebut tidak terbatas hanya Arab Saudi, namun, Qatar dan beberapa negara Teluk Persia lainnya mengikuti cara-cara Arab Saudi.

Dokumen rahasia bermarka Secret Dokumen bocor ke media yang diungkap pada hari Minggu, 09/12/12 bahwa Arab Saudi mengirim para narapidana mati ke Suriah untuk bergabung dengan teroris bersenjata melawan pemerintah Presiden Bashar a-Assad.

Dokumen tersebut termasuk perintah yang telah dikeluarkan untuk memberikan amnesti kepada para penjahat dari Arab Saudi, Yaman, Suriah, Mesir, Pakistan, Yordania, Somalia, Kuwait, Palestina, Afghanistan dan Sudan – yang telah menunggu kematian di penjara Saudi – sebagai imbalan untuk bergabung dengan teroris berperang melawan pemerintah Suriah.

Menurut dokumen itu, Kementerian Dalam Negeri Saudi telah mengakui untuk mengampuni orang-orang yang telah dijatuhi hukuman mati atas tuduhan perdagangan narkoba, pembunuhan dan pemerkosaan setelah mereka sebelumnya di bawah pelatihan militer dan dikirim ke Suriah untuk membantu kelompok-kelompok teroris Al-Qaeda dan FSA dalam perang melawan Presiden Assad.

Keluarga dari narapidana tidak memiliki hak untuk meninggalkan Arab Saudi, tapi mereka menerima gaji bulanan dari rezim Saudi.

Rezim juga menyandera para keluarga mereka untuk memastikan bahwa penjahat tetap setia kepada misi mereka dan menjalankan plot di Suriah.

Narapidana tersebut diampuni namun sebagai imbalannya mereka harus melakukan operasi teroris di Suriah dan tindakan tersebut tidak terbatas hanya Arab Saudi, namun, Qatar dan beberapa negara Teluk Persia lainnya mengikuti cara-cara Arab Saudi.

Media Irak pada akhir November lalu melaporkan, negara-negara Arab Teluk Persia telah membebaskan 1800 narapidana kematian dan dikirim ke Suriah untuk bergabung dengan pemberontak bersenjata.

Sejauh ini, sejumlah 3800 tahanan yang tengah menunggu hukuman mati di beberapa negara-negara Arab Teluk Persia, termasuk Qatar, Arab Saudi dan Kuwait, telah dibebaskan dan dikirim ke Suriah untuk bergabung dengan pemberontakan bersenjata melawanterhadap pemerintah Presiden Bashar al-Assad , ” kata direktur Kantor Berita al-Nakheel Irak, Mohammad Ali al-Hakim kepada Fars News Agency waktu itu.

Dikatakannya, semua biaya pengiriman narapidana ke Suriah tersebut dilindungi oleh Thabathaba’i Valid, wakil dari Salafi dan Wahabi di Parlemen Kuwait.[Islam Times/on]

KUMPULAN DOA
BERITA AKTUAL TENTANG SALAFI-WAHABI
KUMPULAN TULISAN TENTANG SALAFI-WAHABI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s